Pertandingan Parma vs Inter Milan pada pekan ke-19 Serie A Italia musim 2025/2026 menjadi salah satu laga paling dinantikan pekan ini. Duel ini akan berlangsung di Stadion Ennio Tardini, Kamis, 8 Januari 2026, pukul 02.45 WIB, dan dapat disaksikan melalui live streaming Vidio.
Bukan sekadar laga biasa, pertemuan ini sarat cerita emosional, terutama bagi Cristian Chivu, sosok yang memiliki ikatan kuat dengan Parma dan kini kembali sebagai bagian dari Inter Milan. Selain itu, bentrokan ini juga mempertemukan tim papan tengah yang sedang mencari konsistensi dengan pemuncak klasemen yang tengah berada dalam performa terbaiknya.
Nama Cristian Chivu menjadi benang merah utama dalam laga Parma kontra Inter. Musim lalu, Chivu berhasil membawa Parma bertahan di Serie A dan menjauh dari ancaman degradasi. Keberhasilannya itu membuat namanya kembali diperhitungkan di kancah sepak bola Italia.
Namun, pada musim panas lalu, Chivu meninggalkan Parma dan memilih menerima tantangan baru bersama Inter Milan. Kini, ia kembali ke Ennio Tardini, stadion yang pernah menjadi saksi perjuangannya menyelamatkan Parma. Atmosfer emosional pun hampir dipastikan mewarnai laga ini, baik bagi Chivu maupun para pendukung tuan rumah.
Setelah kepergian Chivu, Parma menunjuk Carlos Cuesta sebagai pelatih kepala. Cuesta membawa filosofi permainan modern dengan pendekatan intens, terinspirasi gaya Mikel Arteta. Parma kini bermain dengan tekanan tinggi, duel individu agresif, serta transisi cepat dari bertahan ke menyerang.
Parma sempat kesulitan menemukan ritme permainan di awal musim. Adaptasi terhadap sistem baru membuat mereka kehilangan beberapa poin penting. Namun, seiring berjalannya waktu, performa Gialloblu mulai menunjukkan peningkatan yang signifikan.
Hasil imbang 1-1 melawan Sassuolo pada laga terakhir menjadi bukti perkembangan tersebut. Gol penyama kedudukan yang dicetak Mateo Pellegrino di babak pertama menunjukkan bahwa Parma kini lebih matang secara mental dan tak mudah runtuh saat tertinggal.
Parma mengandalkan intensitas dan kerja kolektif. Lini tengah mereka aktif memutus alur serangan lawan, sementara sayap kerap menjadi jalur utama untuk membangun peluang. Namun, konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah besar.
Masalah utama Parma jelang laga ini adalah kondisi kebugaran pemain. Beberapa pemain kunci dipastikan absen, sehingga opsi rotasi menjadi sangat terbatas.
Di sisi lain, Inter Milan datang ke Ennio Tardini dengan status pemuncak klasemen Serie A 2025/2026. Nerazzurri unggul satu poin dari rival sekota mereka, AC Milan, dalam perburuan gelar juara.
Kepindahan Cristian Chivu ke Inter sempat menimbulkan tanda tanya. Namun, seiring berjalannya musim, adaptasi Chivu di San Siro berjalan sangat mulus. Inter tampil solid, disiplin, dan efisien dalam memanfaatkan peluang.
Chivu berhasil memaksimalkan kualitas skuad yang dimiliki Inter, terutama di lini depan yang kini menjadi salah satu yang paling produktif di Serie A.
Inter datang dengan modal sangat kuat. Kemenangan 3-1 atas Bologna pada laga sebelumnya memperpanjang tren positif mereka di liga. Gol-gol yang dicetak Piotr Zielinski, Lautaro Martinez, dan Marcus Thuram menjadi bukti betapa berbahayanya lini serang Inter.
Sejak kekalahan di laga derby, Inter langsung bangkit dan mencatatkan lima kemenangan beruntun di Serie A. Konsistensi ini membuat mereka semakin percaya diri menghadapi Parma, meskipun harus bermain di kandang lawan.
Inter tak hanya kuat dalam menyerang, tetapi juga solid dalam bertahan. Organisasi permainan yang rapi membuat mereka sulit ditembus, sekaligus mematikan dalam serangan balik.
Menjelang laga penting ini, Parma menghadapi sejumlah masalah kebugaran pemain. Adrian Benedyczak masih diragukan tampil karena kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih.
Selain itu, Zion Suzuki, Abdoulaye Ndiaye, dan Matija Frigan dipastikan absen. Situasi ini membuat Carlos Cuesta harus memutar otak untuk menyusun komposisi terbaik dengan sumber daya yang terbatas.
Minimnya opsi rotasi berpotensi menjadi masalah besar, terutama jika Parma harus bermain dalam tempo tinggi sepanjang pertandingan.
Inter Milan juga tidak datang dengan kekuatan penuh. Beberapa pemain penting harus menepi akibat cedera. Di sektor pertahanan, Matteo Darmian dan Denzel Dumfries dipastikan absen, yang bisa memengaruhi keseimbangan sisi kanan pertahanan.
Di lini depan, Ange-Yoan Bonny juga tidak tersedia. Selain itu, masih ada beberapa nama lain yang belum bisa dimainkan. Meski demikian, kedalaman skuad Inter membuat mereka tetap tampil kompetitif.
Secara taktik, laga ini diprediksi berjalan menarik. Parma kemungkinan akan bermain agresif sejak awal dengan pressing tinggi untuk mengganggu build-up Inter. Namun, strategi ini juga menyimpan risiko besar jika lini belakang mereka lengah.
Inter, di bawah arahan Chivu, cenderung bermain lebih sabar dan menunggu celah. Kecepatan Lautaro Martinez dan Marcus Thuram bisa menjadi senjata utama untuk menghukum kesalahan Parma.
Pertarungan di lini tengah akan menjadi kunci. Jika Parma mampu memenangkan duel dan menjaga intensitas, mereka berpeluang mencuri poin. Namun, jika Inter mampu mengontrol tempo, laga bisa sepenuhnya berada di tangan tim tamu.
Melihat performa, kualitas skuad, dan tren hasil pertandingan, Inter Milan jelas lebih diunggulkan. Namun, faktor emosional dan dukungan publik Ennio Tardini bisa memberi motivasi ekstra bagi Parma.
Parma diprediksi akan memberikan perlawanan sengit, setidaknya di babak pertama. Namun, kedalaman skuad dan efektivitas Inter kemungkinan menjadi pembeda di babak kedua.
Pertandingan Parma vs Inter Milan bukan sekadar laga pekan ke-19 Serie A, melainkan duel penuh cerita, emosi, dan kepentingan besar. Parma berjuang menjauh dari papan bawah dan membangun identitas baru, sementara Inter berambisi menjaga posisi puncak klasemen.
Dengan kualitas yang dimiliki, Inter lebih difavoritkan untuk membawa pulang tiga poin. Namun, sepak bola Italia selalu penuh kejutan. Parma masih memiliki peluang jika mampu bermain disiplin, efektif, dan memanfaatkan setiap kesalahan lawan.
Laga ini layak dinantikan oleh para penggemar Liga Italia, karena menyajikan kombinasi drama, taktik, dan kualitas pemain papan atas dalam satu pertandingan.
Prediksi Susunan Pemain Parma vs Inter
Parma (3-5-2): Corvi; Del Prato, Circati, Valenti; Oristanio, Keita, Adrian Bernabe, Sorensen, Valeri; Ondrejka, Mateo Pellegrino
Pelatih: Carlos Cuesta
Inter (3-5-2): Sommer; Bisseck, Akanji, Bastoni; Luiz Henrique, Barella, Calhanoglu, Zielinski, Dimarco; Lautaro Martinez, Thuram
Pelatih: Cristian Chivu
Head to Head Parma vs Inter

5 pertemuan terakhir
05/04/25 Parma 2-2 Inter
07/12/24 Inter 3-1 Parma
11/01/23 Inter 2-1 Parma (extra time)
09/08/21 Parma 0-2 Inter
05/03/21 Parma 1-2 Inter