Prediksi

Prediksi Lecce vs AS Roma, Liga Italia 7 Januari 2026

Pertandingan Lecce vs AS Roma pada pekan ke-19 Serie A 2025/2026 menjadi salah satu laga yang menyita perhatian publik sepak bola Italia. Duel ini akan berlangsung di Stadion Ettore Giardiniero, Rabu, 7 Januari 2026, pukul 00.00 WIB, dan tersedia melalui layanan live streaming Vidio.

Kami menilai laga ini bukan sekadar pertarungan dua tim dengan ambisi berbeda, melainkan juga ujian mental bagi Roma yang masih berusaha menemukan konsistensi permainan di bawah arahan pelatih anyar mereka.

Lecce memasuki pertandingan ini dengan kepercayaan diri yang cukup tinggi. Tim asal Apulia tersebut dikenal sebagai lawan yang tidak mudah ditaklukkan, terutama saat bermain di kandang sendiri. Mereka mengandalkan organisasi permainan yang rapi, disiplin tinggi, serta pendekatan taktis yang membuat tempo laga berjalan lebih lambat.

Pendekatan seperti ini sering kali menyulitkan tim-tim besar, termasuk AS Roma. Lecce tidak terburu-buru menyerang, tetapi fokus menjaga struktur pertahanan sambil menunggu celah dari kesalahan lawan. Strategi tersebut terbukti efektif dalam beberapa pertandingan terakhir.

Dalam dua bulan terakhir, performa Lecce cenderung stabil. Salah satu hasil paling mencolok adalah imbang 1-1 melawan Juventus di Allianz Stadium, di mana Lecce bahkan sempat unggul lebih dulu. Hasil tersebut mempertegas kapasitas mereka dalam meredam tekanan tim papan atas Serie A.

Laga ini juga memiliki dimensi emosional tersendiri karena kehadiran Eusebio Di Francesco di bangku pelatih Lecce. Mantan pelatih AS Roma tersebut membawa misi pembuktian setelah melalui periode sulit bersama Frosinone dan Venezia yang berujung degradasi.

Bersama Lecce, Di Francesco memilih pendekatan yang lebih pragmatis. Ia tidak memaksakan filosofi menyerang berisiko tinggi, melainkan menyesuaikan strategi dengan kualitas skuad yang dimiliki. Hasilnya, Lecce tampil lebih realistis dan efektif dalam mengumpulkan poin.

Menghadapi mantan klubnya, Di Francesco tentu ingin menunjukkan bahwa dirinya masih layak diperhitungkan di level tertinggi sepak bola Italia. Motivasi ekstra ini bisa menjadi faktor pembeda dalam pertandingan nanti.

AS Roma memulai musim 2025/2026 dengan optimisme besar setelah menunjuk Gian Piero Gasperini sebagai pelatih kepala. Publik berharap filosofi intensitas tinggi ala Gasperini mampu membawa Roma kembali bersaing di papan atas Serie A.

Namun, hingga pekan ke-19, ekspektasi tersebut belum sepenuhnya terwujud. Roma masih kesulitan menjaga aliran serangan di sepertiga akhir lapangan. Transisi cepat yang menjadi ciri khas Gasperini sering terhenti akibat kurangnya koordinasi dan ketajaman lini depan.

Kekalahan 0-1 dari Atalanta di Bergamo pada akhir pekan lalu menjadi pukulan tersendiri. Hasil tersebut memperpanjang tren negatif Roma, dengan tiga kekalahan dalam lima laga terakhir Serie A. Statistik ini menegaskan bahwa masalah konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Giallorossi.

Kami melihat bahwa persoalan utama Roma bukan hanya pada aspek taktik, tetapi juga mental bertanding. Saat menghadapi lawan yang terorganisir dengan baik seperti Lecce, Roma kerap kehilangan kesabaran dan memaksakan permainan.

Ketika gol pembuka tidak kunjung datang, Roma cenderung membuka ruang di lini belakang. Situasi ini sangat berbahaya menghadapi tim yang piawai memanfaatkan serangan balik cepat. Lecce, dengan kedisiplinannya, bisa memaksimalkan kelemahan tersebut.

Oleh karena itu, Gasperini dituntut untuk menemukan keseimbangan antara agresivitas menyerang dan soliditas bertahan, terutama dalam laga tandang yang penuh tekanan.

Dari sisi komposisi pemain, Lecce tidak berada dalam kondisi ideal. Lassana Coulibaly dan Hamza Rafia masih absen karena memperkuat tim nasional masing-masing di ajang Piala Afrika. Absensi ini cukup memengaruhi kedalaman lini tengah mereka.

Meski demikian, Lecce mendapat angin segar dengan kembalinya Kialonda Gaspar dan Lameck Banda. Kedua pemain tersebut menambah opsi penting, terutama dalam menjaga keseimbangan permainan dan transisi menyerang.

Walau daftar cedera Lecce masih cukup panjang, kekompakan tim dan disiplin taktik menjadi modal utama mereka untuk tetap kompetitif menghadapi Roma.

AS Roma juga menghadapi tantangan serupa terkait ketersediaan pemain. Evan Ndicka dan Neil El Aynaoui harus absen karena tugas internasional di Piala Afrika. Kehilangan Ndicka khususnya cukup terasa di lini pertahanan.

Selain itu, beberapa pemain kunci seperti Matias Soulé dan Tommaso Baldanzi masih diragukan tampil akibat masalah kebugaran. Jika keduanya absen atau tampil tidak dalam kondisi terbaik, kreativitas serangan Roma berpotensi menurun drastis.

Situasi ini memaksa Gasperini untuk melakukan rotasi dan penyesuaian strategi, sesuatu yang belum tentu berjalan mulus dalam laga tandang yang sulit.

Kami memprediksi pertandingan akan berjalan dengan tempo sedang hingga lambat, sesuai karakter permainan Lecce. Tuan rumah kemungkinan besar akan menunggu dan memanfaatkan kesalahan Roma, sementara Giallorossi mencoba mendominasi penguasaan bola.

Gol cepat bisa menjadi kunci bagi Roma untuk membuka permainan. Namun, jika Lecce mampu bertahan dengan baik di 30 menit pertama, tekanan justru akan berbalik ke tim tamu.

Laga ini berpotensi ditentukan oleh detail kecil, seperti bola mati atau kesalahan individu. Hasil imbang bukanlah skenario yang mustahil, meski Roma tetap memiliki kualitas untuk mencuri tiga poin jika mampu tampil lebih efektif.

Pertandingan Lecce vs AS Roma di pekan ke-19 Serie A 2025/2026 menghadirkan duel menarik antara disiplin melawan ambisi. Lecce tampil tanpa beban dengan organisasi permainan solid, sementara Roma datang dengan tekanan besar untuk bangkit dari tren negatif.

Kami menilai laga ini akan menjadi ujian nyata bagi proyek Gasperini di Roma. Jika Giallorossi gagal menunjukkan peningkatan performa, maka Lecce siap memanfaatkan situasi dan mengamankan poin penting di kandang sendiri.

Prediksi Susunan Pemain Lecce vs Roma

Lecce (4-2-3-1): Falcone; Matias Perez, Gaspar, Tiago Gabriel, Gallo; Kaba, Ramadani; Pierotti, Maleh, Banda; Camarda

Pelatih: Eusebio Di Francesco

Roma (3-4-2-1): Svilar; Mancini, Ziolkowski, Mario Hermoso; Celik, Cristante, Kone, Rensch; El Shaarawy, Dybala; Ferguson

Pelatih: Gian Piero Gasperini

Head to Head Lecce vs Roma

5 pertemuan terakhir

30/03/25 Lecce 0-1 AS Roma
08/12/24 AS Roma 4-1 Lecce
01/04/24 Lecce 0-0 AS Roma
06/11/23 AS Roma 2-1 Lecce
12/02/23 Lecce 1-1 AS Roma
 

 

Prediksi Arsenal vs Aston Villa, Liga Inggris 14 April 2024

13 Apr 2024
|
Editor 1

Prediksi Verona vs Juventus, Liga Italia 20 September 2025

20 Sep 2025
|
Editor 1

Prediksi Liverpool vs Aston Villa, Liga Inggris 10 November 2024

09 Nov 2024
|
Editor 1

Prediksi Udinese vs Inter Milan, Liga Italia 9 April 2024

07 Apr 2024
|
Editor 1