Pertandingan Sassuolo vs Juventus pada pekan ke-19 Serie A 2025/2026 menjadi salah satu laga yang paling menarik perhatian pecinta Liga Italia. Duel ini akan berlangsung di Mapei Stadium pada Rabu, 7 Januari 2026, pukul 02.45 WIB, dan dapat disaksikan melalui live streaming Vidio. Pertemuan ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan adu kekuatan dua tim dengan kondisi dan ambisi yang berbeda.
Kami melihat laga ini sebagai momentum penting, baik bagi Sassuolo yang ingin menegaskan eksistensinya di Serie A, maupun Juventus yang masih berjuang menemukan performa terbaik di bawah arahan pelatih anyar. Dengan karakter permainan yang cenderung terbuka, pertandingan ini berpotensi menghadirkan tensi tinggi sejak menit awal.
Sassuolo menyambut pertandingan ini dengan rasa percaya diri yang tetap terjaga meski hasil belum sepenuhnya memuaskan. Sebagai tim promosi, mereka tampil tanpa rasa takut dan mampu bersaing dengan klub-klub mapan. Juventus, di sisi lain, datang dengan tekanan besar untuk meraih poin penuh demi menjaga posisi di papan atas klasemen Serie A 2025/2026.
Pertemuan ini akan menguji mentalitas kedua tim. Sassuolo ingin memaksimalkan keuntungan bermain di kandang, sementara Juventus dituntut tampil lebih solid, khususnya dalam menjaga fokus sepanjang pertandingan.
Di bawah kepemimpinan Fabio Grosso, Sassuolo menunjukkan identitas permainan yang jelas. Mereka mengusung gaya bermain agresif dengan tempo tinggi dan transisi cepat. Filosofi ini membuat laga-laga Sassuolo, khususnya di kandang, selalu berjalan hidup dan menarik untuk disaksikan.
Meski hanya meraih hasil imbang 1-1 melawan Parma pada laga terakhir, Sassuolo sebenarnya tampil cukup meyakinkan. Hasil tersebut memang memperpanjang catatan tanpa kemenangan menjadi empat pertandingan, namun secara keseluruhan performa mereka tetap stabil. Posisi di papan tengah klasemen menjadi bukti bahwa Sassuolo bukan sekadar penggembira di Serie A musim ini.
Kami menilai kekuatan utama Sassuolo terletak pada keberanian mereka mengambil risiko. Tim ini tidak ragu menekan lawan, bahkan ketika menghadapi klub besar seperti Juventus. Mentalitas inilah yang membuat Sassuolo kerap merepotkan tim-tim unggulan.
Absennya Domenico Berardi akibat cedera tentu menjadi kerugian bagi Sassuolo. Namun, kehilangan pemain kunci tersebut tidak sepenuhnya melemahkan daya serang mereka. Fabio Grosso mampu memaksimalkan potensi pemain lain untuk tetap menjaga produktivitas tim.
Armand Laurienté menjadi salah satu motor serangan yang paling berbahaya. Kecepatan, dribel, dan keberaniannya menusuk dari sisi sayap sering kali menciptakan peluang emas. Sementara itu, Andrea Pinamonti berperan sebagai target man yang efektif di kotak penalti. Kombinasi keduanya memberi variasi serangan yang mampu menguji ketahanan lini belakang Juventus.
Selain itu, kontribusi lini kedua Sassuolo juga patut diperhitungkan. Gelandang-gelandang mereka aktif melakukan penetrasi dan mendukung serangan, membuat pertahanan lawan sulit fokus pada satu titik saja.
Juventus memasuki pertandingan ini dengan banyak pekerjaan rumah. Luciano Spalletti memang membawa perubahan signifikan dalam struktur permainan, terutama dalam penguasaan bola dan organisasi tim. Namun, proses adaptasi belum sepenuhnya selesai.
Hasil imbang melawan Lecce di Allianz Stadium pada laga sebelumnya kembali menyoroti masalah lama Juventus. Mereka mampu mengontrol permainan, tetapi kerap kehilangan konsentrasi di momen-momen krusial. Gol penyama kedudukan dari Weston McKennie menunjukkan karakter pantang menyerah, namun juga menegaskan bahwa Juventus masih rentan.
Kami melihat Juventus masih mencari keseimbangan antara permainan menyerang dan soliditas bertahan. Tanpa konsistensi, ambisi mereka untuk bersaing di papan atas akan terus terhambat.
Salah satu faktor krusial yang memengaruhi performa Juventus jelang laga ini adalah badai cedera. Absennya Federico Gatti dan Daniele Rugani membuat opsi di lini pertahanan menjadi terbatas. Kondisi ini berpotensi menjadi celah yang bisa dimanfaatkan Sassuolo dengan permainan cepat mereka.
Di lini depan, ketidakhadiran Dusan Vlahovic juga berdampak besar. Juventus kehilangan sosok striker murni yang bisa menjadi tumpuan penyelesaian akhir. Situasi ini memaksa Spalletti mengandalkan fleksibilitas pemain lain untuk mengisi kekosongan tersebut.
Meski demikian, Juventus tetap memiliki kualitas individu yang mumpuni. Pemain-pemain muda dan berpengalaman diharapkan mampu menutup kekurangan dan menjaga level permainan tim.
Di tengah kondisi skuad yang belum ideal, Juventus masih bisa berharap pada kualitas individu para pemainnya. Kenan Yildiz menjadi salah satu nama yang patut mendapat sorotan. Pemain muda ini menunjukkan perkembangan pesat dan semakin matang dalam mengambil keputusan di lapangan.
Kemampuan Yildiz dalam mengolah bola, membaca ruang, dan menciptakan peluang bisa menjadi pembeda dalam laga yang berjalan ketat. Selain itu, peran gelandang seperti Weston McKennie juga penting dalam menjaga keseimbangan antara bertahan dan menyerang.
Kami menilai Juventus akan sangat bergantung pada momen-momen individual untuk mencetak gol, terutama jika Sassuolo mampu menutup ruang dengan disiplin.
Dengan karakter permainan kedua tim, pertandingan Sassuolo vs Juventus diprediksi berlangsung terbuka. Sassuolo tidak akan bertahan terlalu dalam dan cenderung menekan sejak awal. Juventus, meski lebih berhati-hati, tetap akan mencoba mengontrol permainan melalui penguasaan bola.
Pertarungan di lini tengah menjadi kunci. Tim yang mampu memenangkan duel dan mengatur tempo akan memiliki peluang lebih besar untuk mendominasi jalannya laga. Transisi cepat dan efektivitas penyelesaian akhir akan sangat menentukan hasil akhir.
Kami memprediksi laga ini akan berjalan seimbang dengan intensitas tinggi. Sassuolo memiliki keberanian dan dukungan penuh dari publik Mapei Stadium, sementara Juventus membawa pengalaman dan kualitas individu yang tidak bisa diremehkan.
Jika Juventus gagal memperbaiki fokus dan koordinasi lini belakang, Sassuolo berpeluang mencuri poin. Sebaliknya, jika Juventus mampu bermain lebih disiplin dan memaksimalkan peluang, mereka tetap berpeluang membawa pulang kemenangan.
Pertandingan Sassuolo vs Juventus di Serie A 2025/2026 bukan hanya soal perbedaan status klub, tetapi juga tentang kesiapan mental dan konsistensi permainan. Sassuolo ingin membuktikan bahwa mereka layak bersaing di level tertinggi, sementara Juventus berusaha keluar dari fase transisi dengan hasil positif.
Kami meyakini laga ini akan menyajikan tontonan menarik dengan peluang gol dari kedua sisi. Hasil akhir akan sangat ditentukan oleh detail kecil, fokus sepanjang pertandingan, dan kemampuan memanfaatkan setiap kesempatan yang ada.
Prediksi Susunan Pemain Sassuolo vs Juventus
Sassuolo (4-3-3): Muric; Walukiewicz, Idzes, Muharemovic, Doig; Thorstvedt, Matic, Lipani; Fadera, Pinamonti, Lauriente
Pelatih: Fabio Grosso
Juventus (3-4-2-1): Di Gregorio; Kalulu, Bremer, Kelly; McKennie, Locatelli, Thuram, Cambiaso; Conceicao, Yildiz; David
Pelatih: Luciano Spalletti
Head to Head Sassuolo vs Juventus

5 pertemuan terakhir
17/01/24 Juventus 3-0 Sassuolo
23/09/23 Sassuolo 4-2 Juventus
16/04/23 Sassuolo 1-0 Juventus
16/08/22 Juventus 3-0 Sassuolo
26/04/22 Sassuolo 1-2 Juventus