Pertandingan Manchester City vs Chelsea pada pekan ke-20 Premier League 2025/2026 menjadi salah satu laga paling ditunggu awal tahun. Duel dua raksasa Liga Inggris ini akan berlangsung di Etihad Stadium, Senin, 5 Januari 2026, pukul 00.30 WIB, dan dapat disaksikan melalui layanan live streaming. Laga ini bukan sekadar soal tiga poin, tetapi juga tentang stabilitas, ambisi juara, dan nasib Chelsea yang tengah bergejolak.
Manchester City memasuki pertandingan ini dengan status favorit kuat. Sebaliknya, Chelsea datang dengan kondisi yang jauh dari ideal, mulai dari performa inkonsisten hingga pergantian pelatih yang terjadi di momen krusial. Semua faktor tersebut membuat duel ini semakin menarik untuk dikupas secara mendalam.
Etihad Stadium dikenal sebagai benteng kokoh bagi Manchester City. Dalam beberapa musim terakhir, hanya sedikit tim yang mampu pulang dengan poin dari markas The Citizens, terlebih ketika menghadapi pasukan Pep Guardiola yang sedang berburu gelar.
Perjalanan Chelsea ke Manchester terasa semakin berat setelah klub memutuskan berpisah dengan Enzo Maresca jelang laga ini. Keputusan tersebut mengejutkan banyak pihak, mengingat Maresca sebenarnya meninggalkan Stamford Bridge dengan catatan dua trofi prestisius, yakni UEFA Conference League dan Piala Dunia Antarklub.
Namun, manajemen Chelsea menilai bahwa keberhasilan di kompetisi internasional belum cukup menutupi performa domestik yang tidak stabil. Di Liga Inggris, The Blues hanya mampu meraih dua kemenangan dari tujuh laga terakhir, serta dua kemenangan dari sembilan pertandingan di semua kompetisi. Inkonsistensi inilah yang menjadi alasan utama pemecatan Maresca.
Untuk sementara, Calum McFarlane ditunjuk sebagai pelatih interim. Tantangan besar langsung menantinya, karena laga debutnya harus terjadi di kandang Manchester City, salah satu tim paling dominan di Eropa saat ini.
Statistik tidak berpihak kepada Chelsea. Sejak kemenangan 2-1 pada Mei 2021 di era Thomas Tuchel, Chelsea tidak pernah menang dalam tujuh kunjungan terakhir ke Etihad Stadium di semua kompetisi. Rekor ini mencerminkan betapa sulitnya menghadapi Manchester City di kandang mereka sendiri.
Bahkan ketika Chelsea datang dengan skuad yang relatif kuat di musim-musim sebelumnya, hasil positif tetap sulit diraih. Faktor tekanan suporter, kualitas permainan City, serta dominasi penguasaan bola sering kali membuat The Blues kesulitan mengembangkan permainan.
Secara klasemen, Chelsea masih bertengger di posisi kelima. Namun, posisi tersebut sama sekali belum aman. Jarak poin dengan tim-tim di bawahnya sangat tipis, sehingga satu kekalahan saja berpotensi membuat mereka tergelincir dari zona persaingan empat besar.
Ambisi Chelsea untuk kembali ke Liga Champions musim depan berada dalam ancaman serius. Jika gagal meraih poin di laga ini, tekanan terhadap pemain dan staf pelatih interim akan semakin besar, terlebih jadwal padat masih menanti di paruh kedua musim.
Di sisi lain, Manchester City juga datang dengan misi penting. Pada laga sebelumnya, City harus puas bermain imbang 0-0 melawan Sunderland, hasil yang memutus rentetan enam kemenangan beruntun mereka di Liga Inggris. Meski begitu, performa City tetap menunjukkan intensitas tinggi, terutama dalam hal menciptakan peluang.
Hasil imbang tersebut membuat City tertinggal empat poin dari Arsenal yang berada di puncak klasemen. Tekanan kini sepenuhnya berada di pihak tuan rumah. Pep Guardiola tentu tidak ingin jarak itu semakin melebar, apalagi dengan bermain di Etihad Stadium.
City diprediksi akan tampil agresif sejak menit awal, mengandalkan penguasaan bola, pergerakan cepat antarlini, serta pressing tinggi yang menjadi ciri khas mereka.
Riwayat pertemuan jelas menguntungkan Manchester City. Dalam 11 pertemuan terakhir melawan Chelsea, City tidak pernah menelan kekalahan. Dominasi ini mulai terbentuk sejak 2021 dan terus berlanjut hingga musim ini.
Keunggulan tersebut bukan hanya soal hasil akhir, tetapi juga cara bermain. City kerap mengontrol jalannya pertandingan, memaksa Chelsea bertahan lebih dalam, dan meminimalkan peluang berbahaya dari lawan.
Faktor psikologis juga berperan besar. Catatan tanpa kekalahan ini memberi kepercayaan diri tinggi bagi skuad City, sekaligus menjadi beban mental tersendiri bagi Chelsea setiap kali berhadapan dengan mereka.
Dari sisi taktik, Manchester City jelas lebih unggul dalam hal stabilitas. Pep Guardiola memiliki sistem permainan yang sudah teruji, dengan rotasi pemain yang tetap menjaga kualitas tim. Transisi menyerang yang cepat dan kemampuan memecah pertahanan rapat menjadi senjata utama City.
Chelsea, sebaliknya, masih berada dalam fase transisi. Pergantian pelatih membuat pendekatan taktik berpotensi berubah, sementara waktu persiapan sangat terbatas. Hal ini bisa berdampak pada organisasi permainan, terutama saat menghadapi tekanan tinggi dari City.
Jika Chelsea terlalu pasif, mereka berisiko terus ditekan sepanjang laga. Namun, bermain terlalu terbuka juga berbahaya, mengingat ketajaman lini serang City dalam memanfaatkan ruang.
Melihat seluruh faktor yang ada, Manchester City diprediksi akan mendominasi penguasaan bola dan tempo permainan. Chelsea kemungkinan memilih pendekatan lebih pragmatis, menunggu peluang melalui serangan balik.
Kunci pertandingan terletak pada 20 menit pertama. Jika City mampu mencetak gol cepat, laga berpotensi berjalan satu arah. Sebaliknya, jika Chelsea mampu bertahan dengan disiplin dan menjaga skor tetap imbang hingga babak kedua, peluang mencuri poin masih terbuka, meski tidak mudah.
Laga Man City vs Chelsea Premier League 2025/2026 menjadi ujian berat bagi The Blues yang tengah dilanda krisis internal. Datang tanpa pelatih tetap, dengan rekor tandang buruk di Etihad, Chelsea harus bekerja ekstra keras jika ingin membawa pulang hasil positif.
Bagi Manchester City, pertandingan ini adalah kesempatan emas untuk kembali ke jalur kemenangan dan menjaga tekanan terhadap Arsenal di puncak klasemen. Dengan dukungan penuh publik Etihad dan catatan head to head yang dominan, City berada di atas angin.
Apakah Chelsea mampu memberikan kejutan, atau Manchester City akan kembali menunjukkan superioritasnya? Jawabannya akan tersaji di Etihad Stadium, dalam salah satu laga paling krusial pekan ini di Liga Inggris.
Prediksi Susunan Pemain Man City vs Chelsea
Man City (4-3-2-1): Donnarumma; Nunes, Dias, Gvardiol, O’Reilly; Silva, Rodri, Reijnders; Cherki, Foden; Haaland
Pelatih: Pep Guardiola
Chelsea (4-2-3-1): Sanchez; Acheampong, Fofana, Chalobah, Gusto; James, Fernandez; Neto, Palmer, Garnacho; Pedro
Pelatih: Calum McFarlane (interim)
Head to Head Man City vs Chelsea

5 pertemuan terakhir
26/01/25 Manchester City 3-1 Chelsea
18/08/24 Chelsea 0-2 Manchester City
04/08/24 Manchester City 4-2 Chelsea
20/04/24 Manchester City 1-0 Chelsea
18/02/24 Manchester City 1-1 Chelsea